Jangan lupa awali dengan membaca...

Jangan lupa awali dengan membaca...

Welcome to My Website

UURI. NO. 20 tahun 2003 Pasal 1 ayat 6
"Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan."

Selasa, 06 April 2010

Bimbingan dan Konseling dalam Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN)


Perkembangan bimbingan dan konseling  tidak akan terlepas dari Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN). Legal atau tidaknya suatu profesi di tentukan dengan Undang-undang tersebut. Apabila suatu profesi tidak memiliki dan atau tidak tercantum dalam UUSPN maka profesi tersebut di nilai tidak legal namu apabila tercantum maka di nilai legal dan memiliki dasar hukum. 
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis tertarik untuk menyusun makalah ini untuk mengetahui perkembangan bimbingan dan konseling dalam Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN) dan sebagai upaya untuk memenuhi syarat tugas mata kuliah Profesi Bimbingan dan Konseling . Adapun judul makalah yang penulis susun adalah, “Bimbingan dan Konseling dalam Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN)”.


1.   Bimbingan dan Konseling dalam Undang-undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSPN) tempo dahulu.
UU No.2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) disahkan bulan Maret 1989 di lingkungan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB). Timbul berbagai kegusaran dan rasa was-was mengenai status tenaga bimbingan dalam UUSPN, juga kekhawatiran mengenai implikasi dari pernyataan dalam UUSPN terhadap masa depan jurussan PPB, nasib para lulusannya dan profesi bimbingan secara keseluruhan. Hal ini disebabkan karena ada inkonsistensi antara Pasal 1 ayat 8 dengan Pasal 27 ayat 1, 2 dan 3.

Rabu, 31 Maret 2010

Ucapan terima kasih

Bada rasa syukur, salam dan sholawat . Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Kapada kedua orang tua saya atas segala jasa dan pengorbanannya yang telah mengasuh saya selama ini.
2. Kepada bapak Prof. Dr. Soeharto, M.Pd dan Prof. Dr. Sutarno, M.Pd yang telah dengan gigih walau di usia senja memberikan motivasi, materi, dan kedisiplinan yang sungguh sangat luar biasa. Bisa di bilang, beliau berdua adalah panutan saya di Universitas. Dosen favorit bagi saya.
3. Ketua prodi Bimbingan dan Konseling program S-1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret - Surakarta Ibu Dr. Chasiyah, M.Pd yang telah mengajarkan kami tentang pentingnya Bimbingan dan Konseling dan telah mau mengurus prodi ini walau di usia yang sangat sepuh.
4. Kepada semua dosen baik di UNS maupun di seluruh Dunia yang berkecimpung dalam dunia BK atas dedikasinya yang sangat pantang menyerah dalam menyampaikan ilmunya.
5.  Kepada semua teman-teman sejawat, maupun adik tingkat dan kakak tingkat yang telah memberikan dukungan secara materil maupun spiritual.

Salam Redaksi

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabaraakatuh...
لا اله الا الله محمد رسول الله
Sebelum saya berpanjang lebar, alangkah bijaksananya jika saya mengajak kita semua untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah di berikan. Tanpa ridho dan izin-Nya niscaya blog ini tidak akan berhasil dibuat karena Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Mari kita renungkan bersama berapa banyak nikmat yang telah Dia berikan kepada kita namun kita tidak pandai untuk bersyukur dan justru merusak segala nikmat tersebut. Sebagai contoh, dahulu sungai-sungai kita jernih, ikan-ikan dapat berenang dengan bebas, anak-anak dapat mandi dan berenang sepuasnya, air dari sungai dapat di diambil untuk dimasak dan menjadi air minum  untuk keluarga, namun manusia sendiri malah merusaknya. Kini sungai telah dangkal, kotor, bau, bahkan menyebabkan banjir, ini semua BUKAN karena kehendak-Nya namun kitalah penyebabnya. Kita membuang sampah dan kotoran di sungai yang menyebabkan sungai menjadi dangkal dan kotor serta bau. Air sebagai kebutuhan untuk minum keluarga tidak lagi dapat di ambil dari sungai kemudian bermunculan produk-produk air minum baik yang botolan, kalengan, dalam berbagai ukuran. Air untuk mandi kini harus di proses terlebih dahulu agar steril melalui PAM. Air sekarang bukan merupakan bahan bebas namun bahan ekonomis. Sekarang, saat ini, udara untuk keperluan kita bernafas merupakan barang bebas yang dapat kita hirup sepuasnya namun bukan tidak mungkin kelak karena ketamakan, kerakusan, dan kebodohan manusia, udara akan menjadi barang ekonomis. Mau bukti??? Lihat berapa banyak asap yang dihasilkan dari kendaraan bermotor, dari racun (baca: rokok) yang dihisap, dan pabrik-pabrik yang telah mencemari udara setiap hari, setiap saat.  Bukti lagi??? Lihat fenomena hujan asam yang sering terjadi di kota-kota padat dan "maju" di dunia karena terlalu banyak polusi udara. Jadi bayangkan, kelakk kita akan membawa-bawa tabung berisi udara kemanapun kita pergi untuk bernafas, lucu memang tapi ini mungkin akan menjadi kenyataan. CAMKANLAH! Bijaksanalah dalam bertindak dan berfikir, pertimbangkan masa depan anak cucu kita yang kelak akan hidup di bumi yang sama, bumi yang kita pijak sekarang. Apakah kita akan selalu mewariskan kerusakan pada generasi selanjutnya???


Tak lupa sholawat serta salam senantiasa kita sanjungkan pada kekasih Allah, Nabi Penutup dan penyempurna segala ajaran, Nabi Muhammad SAW. Tanpa usaha, perjuangan, dan kerja keras beliau niscaya kita tidak akan pernah merasakan indahnya nikmat iman ISLAM.

Blog ini saya buat sebagai salah satu usaha berbagi informasi, bertukar ilmu serta pengalaman akademik khususnya dalam bidang Bimbingan dan Konseling. SAYA TIDAK BERMAKSUD MENGGURI DAN TIDAK BERMAKSUD MEMAKSAKAN KEHENDAK ATAU TEORI SAYA KEPADA ANDA. Jadi silahkan memberi komentar, saran, dan kritik yang membangun bagi saya untuk menyempurnakan blog ini. Apabila ada kesalahan mohon di ingatkan. Semoga blog ini bermanfaat bagi anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang ilmu Bimbingan dan Konseling terutama bagi mahasiswa BK yang sedang menempuh pendidikan.


Jika ada kebenaran dan kemanfaatan maka itu hanya datang dari Allah semata sementara segala kesalahan dan kekurangan hanya dari diri saya pribadi.


Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh...

My Facebook